Nanti saja kalau sudah punya waktu. Naskahku belum sempurna. Kayaknya menerbitkan buku itu mahal.

Kalau ada sesuatu yang ingin kamu tinggalkan, mungkin sudah waktunya jadi buku sendiri.

Dari apa yang kamu tahu, kamu alami, dan kamu yakini, menjadi karya yang benar-benar atas namamu sendiri. Buku Solo GEMBIRA.

Pernahkah kamu berpikir…

“Sebenarnya aku ingin punya buku sendiri…” Tapi kemudian muncul banyak alasan:

Nanti saja kalau sudah punya waktu.
Naskahku belum sempurna.
Aku nggak tahu proses menerbitkan buku.
Kayaknya menerbitkan buku itu mahal.
Aku belum tahu siapa yang bisa membantu.

Padahal file bisa hilang. Ingatan bisa memudar. Cerita bisa terlupakan. Tetapi sebuah buku bisa menjadi jejak.

Bayangkan sebuah buku dengan namamu di sampulnya.

Isi bukunya adalah gagasanmu, pengalamanmu, keahlianmu, perjalananmu, dan perspektifmu. Itulah yang membuat Buku Solo berbeda: kamu memiliki otoritas penuh terhadap karya tersebut. Kamu penulisnya. Kamu pemiliknya. Karyamu, sepenuhnya.

Kenapa harus Buku Solo?

Kamu Memiliki Kontrol Penuh

Tidak perlu menyesuaikan gagasan dengan tulisan penulis lain. Kamu memiliki kebebasan penuh, karena ini adalah karyamu.

Alur tulisan Sudut pandang Isi dan gagasan Identitas buku Desain sampul

Buku Bisa Menjadi Portofolio Terkuatmu

CV menjelaskan siapa kamu. Media sosial menunjukkan apa yang kamu kerjakan. Tapi buku menunjukkan apa yang benar-benar kamu kuasai. Persepsinya bukan lagi “dia katanya ahli”, tapi “dia punya karya.”

Ada Rasa Bangga yang Tidak Bisa Digantikan

Membuka halaman pertama, melihat nama sendiri, lalu menyadari: “Aku yang menulis ini.” Bukan lagi sekadar draft, tapi buku yang mungkin suatu hari ada di tangan anakmu, muridmu, atau kliennya.

Buku Bisa Menjadi Awal dari Peluang Baru

Bukan hanya sesuatu untuk disimpan di rak, buku bisa menjadi batu loncatan untuk:

Seminar dan public speaking Workshop / pelatihan Konsultasi Kolaborasi Penjualan dan royalti

Kamu tidak harus mengerjakan semuanya sendirian.

“Tapi saya tidak tahu cara menerbitkan buku.” Investasi awal digunakan untuk proses yang dibutuhkan agar naskah siap menjadi buku:

Editing / Proofreading
Layouting
Desain Cover
QRCBN
E-Sertifikat
Copywriting dan Promosi Pre-Order

Setelah itu, bukumu masuk ke daftar buku yang dipromosikan oleh GEMBIRA. Saat terjadi penjualan, kamu mendapat royalti. Kalau kamu menjual bukumu sendiri, tersedia fee marketing sesuai sistem program.

Buku yang kamu hasilkan

Ukuran A5, 14 × 21 cm
Pilihan kertas Book Paper / HVS
Cover Soft Cover Dove
Jumlah halaman 100–200 halaman
Gratis pembatas buku Gratis wrapping plastik

Lalu, apa yang bisa dijadikan buku?

Mungkin kamu berpikir “aku nggak punya cerita yang menarik.” Coba pikirkan lagi:

Buku sering lahir dari seseorang yang akhirnya berani berkata: “Aku punya sesuatu yang ingin kubagikan.”

Kamu punya pengalaman? bisa menjadi buku
Kamu punya keahlian? bisa menjadi buku
Kamu punya materi yang selama ini kamu ajarkan? bisa menjadi buku
Kamu punya perjalanan hidup yang berkesan? bisa menjadi buku
Kamu punya gagasan yang terus ingin disampaikan? bisa menjadi buku

Tapi jangan terbitkan Buku Solo hanya karena ikut-ikutan.

Jangan membuat buku hanya supaya bisa berkata “aku sudah jadi penulis.” Buatlah buku karena ada sesuatu yang ingin kamu tinggalkan: ilmu yang ingin dibagikan, pengalaman yang ingin diabadikan, perspektif yang mungkin dibutuhkan orang lain.

Buku terbaik bukan selalu yang paling tebal. Tetapi buku yang punya alasan kuat: “mengapa buku ini harus ada?”

Bayangkan 5 tahun dari sekarang

Skenario A

Kamu menemukan draft lama di laptop. Judulnya masih sama. Gagasannya masih sama. Keinginan menerbitkannya masih sama. Bedanya, lima tahun sudah berlalu.

“Suatu hari nanti aku akan menerbitkan buku.”
Skenario B

Kamu mengambil sebuah buku dari rak. Membuka sampulnya. Melihat namamu. Lalu tersenyum, karena kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan.

“Aku pernah punya gagasan. Dan aku memilih untuk tidak membiarkannya mati di kepala.”

Buku Solo GEMBIRA adalah jalur bagi kamu yang…

Memiliki cerita yang ingin dibagikan
Memiliki keahlian yang ingin diwariskan
Memiliki pengalaman yang ingin diabadikan
Memiliki materi yang ingin dikembangkan
Memiliki gagasan yang ingin diwujudkan menjadi karya

Dan ingin memiliki buku miliknya sendiri.

Jadi, apakah sekarang waktunya?

Mungkin iya, mungkin belum. Kami tidak akan memaksamu, karena menerbitkan buku bukan keputusan yang harus diambil karena tekanan.

Tapi kalau setiap kali melihat orang lain menerbitkan buku kamu berkata, “aku juga sebenarnya punya sesuatu untuk ditulis…” mungkin masalahnya bukan kamu tidak punya sesuatu untuk dibagikan. Mungkin kamu hanya belum mengambil langkah pertamanya.

Jangan biarkan gagasanmu berhenti di kepala.

Tinggalkan sesuatu yang bisa mereka baca, sesuatu yang membawa namamu, pemikiranmu, dan pengalamanmu.

“Aku pernah ada. Dan ini adalah sesuatu yang aku tinggalkan.”

Siap menjadikan gagasanmu sebuah buku?

Jangan tunggu sampai semuanya sempurna. Mulai dari apa yang sudah kamu punya: gagasan, pengalaman, keahlian, cerita.

Sudah punya referensi?

Silakan hubungi langsung orang yang mereferensikan kamu ke Program Buku Solo GEMBIRA untuk info mekanisme, tema, dan jadwalnya.

Belum tahu harus hubungi siapa?

Hubungi Admin GEMBIRA lewat WhatsApp di 0858-6223-1535 untuk mendapatkan informasi lengkap.

Hubungi Admin via WhatsApp

GEMBIRA: Gerakan Menulis Bersama dan Berbagi Inspirasi.