Nanti saja kalau sudah punya waktu. Naskahku belum sempurna. Kayaknya menerbitkan buku itu mahal.

Kalau ada sesuatu yang ingin kamu tinggalkan, mungkin sudah waktunya jadi buku sendiri.

Dari apa yang kamu tahu, kamu alami, dan kamu yakini — menjadi karya yang benar-benar atas namamu sendiri. Buku Solo GEMBIRA.

Saya ingin punya buku solo Karyamu. Namamu. Otoritas penuh.
Ex Libris
nama kamu
penulis & pemilik karya ini

Pernahkah kamu berpikir…

"Sebenarnya aku ingin punya buku sendiri…" Tapi kemudian muncul banyak alasan:

Nanti saja kalau sudah punya waktu.
Naskahku belum sempurna.
Aku nggak tahu proses menerbitkan buku.
Kayaknya menerbitkan buku itu mahal.
Aku belum tahu siapa yang bisa membantu.

Padahal file bisa hilang. Ingatan bisa memudar. Cerita bisa terlupakan. Tetapi sebuah buku, bisa menjadi jejak.

Buku Solo Bukan Sekadar Buku

Bayangkan sebuah buku dengan namamu di sampulnya.

Isi bukunya adalah gagasanmu, pengalamanmu, keahlianmu, perjalananmu, dan perspektifmu. Itulah yang membuat Buku Solo berbeda — kamu memiliki otoritas penuh terhadap karya tersebut.

Kamu penulisnya. Kamu pemiliknya. Karyamu, sepenuhnya.
Kenapa Harus Buku Solo?
01

Kamu Memiliki Kontrol Penuh

Tidak perlu menyesuaikan gagasan dengan tulisan penulis lain. Kamu memiliki kebebasan penuh — karena ini adalah karyamu.

Alur tulisanSudut pandangIsi & gagasanIdentitas bukuDesain sampul
02

Buku Bisa Menjadi Portofolio Terkuatmu

CV menjelaskan siapa kamu. Media sosial menunjukkan apa yang kamu kerjakan. Tapi buku menunjukkan apa yang benar-benar kamu kuasai — bagian penting dari personal branding dan credibility.

Persepsinya bukan lagi "dia katanya ahli", tapi "dia punya karya."

03

Ada Rasa Bangga yang Tidak Bisa Digantikan

Membuka halaman pertama, melihat nama sendiri, lalu menyadari: "Aku yang menulis ini." Bukan lagi sekadar ide atau draft — tapi buku, yang mungkin suatu hari ada di tangan anakmu, muridmu, atau kliennya.

04

Buku Bisa Menjadi Awal dari Peluang Baru

Bukan hanya sesuatu untuk disimpan di rak — bisa menjadi batu loncatan untuk:

Seminar & public speakingWorkshop / pelatihanKonsultasiKolaborasiPenjualan & royalti
"Tapi saya tidak tahu cara menerbitkan buku."

Kamu tidak harus mengerjakan semuanya sendirian.

Investasi awal digunakan untuk proses yang dibutuhkan agar naskah siap menjadi buku:

Editing / Proofreading
Layouting
Desain Cover
QRCBN
E-Sertifikat
Copywriting & Promosi Pre-Order
Setelah itu, buku masuk ke daftar buku yang dipromosikan oleh GEMBIRA — saat terjadi penjualan, kamu mendapat royalti. Kalau kamu menjual bukumu sendiri, tersedia fee marketing sesuai sistem program.
Buku yang Kamu Hasilkan
UkuranA5 — 14 × 21 cm
Pilihan kertasBook Paper / HVS
CoverSoft Cover Dove
Jumlah halaman100 – 200 halaman
✓ Gratis pembatas buku   ✓ Gratis wrapping plastik
Lalu, Apa yang Bisa Dijadikan Buku?

Mungkin kamu berpikir "aku nggak punya cerita yang menarik." Coba pikirkan lagi:

Kamu punya pengalaman?bisa menjadi buku
Kamu punya keahlian?bisa menjadi buku
Kamu punya materi yang selama ini kamu ajarkan?bisa menjadi buku
Kamu punya perjalanan hidup yang berkesan?bisa menjadi buku
Kamu punya gagasan yang terus ingin disampaikan?bisa menjadi buku

Karena buku tidak selalu lahir dari orang paling terkenal. Sering kali, buku lahir dari seseorang yang akhirnya berani berkata: "Aku punya sesuatu yang ingin kubagikan."

Tapi jangan terbitkan Buku Solo hanya karena ikut-ikutan.

Jangan membuat buku hanya supaya bisa berkata "aku sudah jadi penulis." Buatlah buku karena ada sesuatu yang ingin kamu tinggalkan — ilmu yang ingin dibagikan, pengalaman yang ingin diabadikan, perspektif yang mungkin dibutuhkan orang lain.

Buku terbaik bukan selalu yang paling tebal. Tetapi buku yang punya alasan kuat: "mengapa buku ini harus ada?"

Bayangkan 5 Tahun dari Sekarang
Skenario A

Kamu menemukan draft lama di laptop. Judulnya masih sama. Gagasannya masih sama. Keinginan menerbitkannya masih sama. Bedanya, lima tahun sudah berlalu.

"Suatu hari nanti aku akan menerbitkan buku."
Skenario B

Kamu mengambil sebuah buku dari rak. Membuka sampulnya. Melihat namamu. Lalu tersenyum, karena kamu tahu apa yang sudah kamu lakukan.

"Aku pernah punya gagasan. Dan aku memilih untuk tidak membiarkannya mati di kepala."
Buku Solo GEMBIRA Adalah Jalur Bagi Kamu Yang…
Memiliki cerita yang ingin dibagikan
Memiliki keahlian yang ingin diwariskan
Memiliki pengalaman yang ingin diabadikan
Memiliki materi yang ingin dikembangkan
Memiliki gagasan yang ingin diwujudkan menjadi karya

Dan ingin memiliki buku miliknya sendiri.

Jadi, Apakah Sekarang Waktunya?

Mungkin iya, mungkin belum. Kami tidak akan memaksamu — menerbitkan buku bukan keputusan yang harus diambil karena tekanan.

Tapi kalau setiap kali melihat orang lain menerbitkan buku kamu berkata, "aku juga sebenarnya punya sesuatu untuk ditulis…" mungkin masalahnya bukan kamu tidak punya sesuatu untuk dibagikan. Mungkin kamu hanya belum mengambil langkah pertamanya.

Sebelum Kamu Pergi

Jangan biarkan gagasanmu berhenti di kepala. Tinggalkan sesuatu yang bisa mereka baca.

Sesuatu yang membawa namamu, pemikiranmu, pengalamanmu — dan suatu hari nanti bisa berkata kepada dunia.

"Aku pernah ada. Dan ini adalah sesuatu yang aku tinggalkan."
Siap Menjadikan Gagasanmu Sebuah Buku?

Jangan tunggu sampai semuanya sempurna. Mulai dari apa yang sudah kamu punya.

Gagasan. Pengalaman. Keahlian. Cerita. Biarkan proses membantu mengubahnya menjadi karya.

Sudah punya referensi?

Silakan hubungi langsung orang yang mereferensikan kamu ke Program Buku Solo GEMBIRA untuk info mekanisme, tema, dan jadwalnya.

Belum tahu harus hubungi siapa?

Hubungi Admin GEMBIRA lewat WhatsApp di untuk mendapatkan informasi lengkap.

GEMBIRA — Gerakan Menulis Bersama dan Berbagi Inspirasi

Subscribe To Our Newsletter

Subscribe to our newsletter to get our newest articles instantly!
🔒 Data kamu aman. Tidak akan disebar ke pihak manapun.

Our site uses cookies. By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.