Senandung Rindu adalah nama pena dari Shanti Hermawati S.Pd.I. CPHt, CCLS, seorang guru, penulis, konselor, content creator, sekaligus pegiat literasi yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Kecintaannya pada dunia psikologi, kesehatan mental, terapi, neurohipnosis, dan pengembangan diri mendorongnya untuk terus belajar melalui berbagai pelatihan sebagai bekal dalam mendampingi dan menguatkan sesama.
Selain mengajar, ia aktif berkontribusi di berbagai komunitas literasi dan kegiatan sosial, serta menghadirkan konten edukatif dan inspiratif melalui media digital.
Sebagai Mental Health Survivor, ia memilih menjadikan setiap pengalaman hidup sebagai sumber pembelajaran, bukan sekadar luka yang disimpan.
Melalui setiap karya tulisnya, Senandung Rindu berharap dapat menghadirkan tulisan yang menguatkan, menginspirasi, dan menemani pembaca dalam setiap fase kehidupan. Baginya, setiap kisah memiliki makna, dan setiap kata selalu memiliki kesempatan untuk menjadi cahaya bagi orang lain.
Sebagian karya dan tulisannya dapat dibaca melalui Web Gembira maupun blog pribadinya di ruangkaryasenandungrindu.blogspot.com.
17 tahun yang telah berlalu bagi kami adalah waktu yang tak sebentar. Ada begitu…
Baca Artikel →Malam itu aku menutup ruang Zoom setelah menuntaskan tugasku sebagai pemandu sebuah komunitas dalam…
Baca Artikel →Malam yang Terlalu Lelah Malam ini datang tanpa membawa hujan. Udara terasa begitu kering, tetapi…
Baca Artikel →Surat yang Membuka Harapku Ada hari-hari ketika hidupku berubah, bukan karena badai yang menggelegar, melainkan…
Baca Artikel →Perempuan yang Selalu Mengikutiku Sejak kecil aku selalu merasa ada seseorang yang diam-diam menjadi bayanganku.…
Baca Artikel →“Setiap orang meninggalkan sesuatu. Ada yang meninggalkan harta, ada yang meninggalkan nama, ada pula yang…
Baca Artikel →Aku bagaikan bongkahan kerikil di antara intan dan berlian. Jangankan diinginkan, sekadar dilirik pun rasanya…
Baca Artikel →Saat Lelah, Kehilangan Arah, dan Akhirnya Belajar Kembali Pernahkah kamu merasa lelah... tetapi tidak tahu…
Beli Buku IniOur site uses cookies. By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.